Rukun puasa, sunnah puasa, Batalnya puasa

Puasa adalah tindakan sukarela dengan berpantang dari makanan, minuman, atau keduanya, perbuatan buruk dan dari segala hal yang membatalkan puasa untuk periode waktu tertentu.  Puasa mutlak biasanya didefinisikan sebagai berpantang dari semua makanan dan cairan untuk periode tertentu, biasanya selama satu hari (24 jam), atau beberapa hari. Puasa lain mungkin hanya membatasi sebagian, membatasi makanan tertentu atau zat
Sunah berpuasa
Rukun Puasa 
وفرائض الصوم أربعة أشياء: النية والإمساك عن الأكل والشرب والجماع وتعمد القيء۰
Artinya: 
Adapun fardhu/rukun atau tatacara puasa ada empat yaitu:
  1. Niat
  2. Menahan diri dari makan dan minum
  3. Menahan diri dari jima’ (hubungan intim)
  4. Menahan diri dari muntah yang disengaja

Batalnya puasa
والذي يفطر به الصائم عشرة أشياء: ما وصل عمدا إلى الجوف والرأس والحقنة في أحد السبيلين والقيء عمدا والوطء عمدا في الفرج والإنزال عن مباشرة والحيض والنفاس والجنون والردة۰
Artinya: 
Yang membatalkan puasa ada sepuluh yaitu suatu benda yang sampai dengan sengaja ke dalam perut dan kepala dan suntik ke salah satu dua jalan (kemaluan depan belakang), muntah dengan sengaja, hubungan intim (jimak/watik) secara sengaja di kemaluan wanita, keluar mani (sperma) sebab persentuhan, haid, nifas, gila, dan murtad.

Sunnah puasa 
ويستحب في الصوم ثلاثة أشياء: تعجيل الفطر وتأخير السحور وترك الهجر من الكلام۰
Artinya: 
Dan disunnahkan dalam berpuasa itu 3 hal:
  1. Menyegerakan untuk berbuka (ketika waktunya datang)
  2. Mengakhirkan waktu sahur
  3. Meniggalkan perkataan keji/buruk