Berikut Penjelasan Shalat Tasbih

Pada artikel kali ini kang darus akan membahas tentang Penjelasan Shalat tasbih

 

Sholat tasbih

Shalat sunnah tasbih ialah shalat yang sebagaimana di ajarkan oleh Rosulullah saw, kepada mamaknya Sayyidina Abbas Abdul Muthalih. Shalat tasbih ini di anjurkan mengamalkannya, kalau bisa tiap tiap malam, kalau tidak bisa tiap malam, maka sekali seminggu, kalau juga tak sanggup sekali seminggu, dapat juga di lakukan sebulan sekali atau setahun sekali, dan kalau tidak bisa sekali setahun, setidak tidaknya sekali seumur hidup.
Tata cara shalat Sunnah Tasbih
Cara sholat tasbih sebagai berikut:
    1. Berdiri lurus menghadap kiblat, lalu membaca lafazh niatnya “Ushallii sunnatat-tasbihi rak’ataini lillahi ta’aalaa. Allahu Akbar”
Niat shalat sunat tasbih 2 rakaat :

“Ushallii sunnatat tasbiihi rak’ataini lillaahi ta’aalaa.”

Niat shalat sunat tasbih 4 rakaat :

“Ushallii sunnatat tasbiihi arba’a raka’aatil lillaahi ta’aalaa.

  1. Selesai membaca doa iftitah, lalu membaca surat,kemudian sebelumnya rukuk bacaah “tasbih” 15 kali, yaitu:“Subhaanallaahi wal-hamdu lillaahi wa laa ilaaha illallaahu walaahu akbar wa laa haula wa laa quwwata illaa billaahil-‘aliyyil-azhiim”
  2. Kemudian rukuk, dan setelah membaca tasbih rukuk,lalu membaca pula tasbih seperti tersebut di atas 10 kali, kemudian ‘itidal
  3. Setelah tahmid i’tidal.lantas membaca pula tasbih seperti tersebut di atas 10 kali,lantas sujud.
  4. Di waktusujud, sehabis tasbih tahajud, kemudian membaca tasbih seperti tersebut di atas 10 kali, lalu duduk di antara dua sujud.
  5. Setelah selesai membaca doa duduk antara dua sujud, lantas membaca tasbih seperti tersebut di atas 10 kali,kemudian sujud ke dua.
  6. Pada sujud ke dua setelah selesai membaca tasbih seperti tersebut di atas 10 kali,lantas sebelum berdiri ke raka’atkedua kita hendaknya “duduk istirahat”lalu sambil duduk istirahat itu kita membaca tasbih seperti tersebut di atas 10 kali
Demikianlah kita lakukan pada raka’at pertama ini, yang apabila kita hitung seluruh bacaan tasbihnya berjumlah 75 kali tasbih, dan 75 x 4 raka’at = 300 tasbih
Untuk lebih jelasnya kita nyatakan sebagai berikut:

 

  1. Setelah selesai membaca surat pada raka’at pertama sambil berdiri membaca tasbihb 15 kali
  2. Waktu rukukmembaca tasbih 10 kali
  3. Waktu i’tidal membaca tasbih 10 kali
  4. Waktu sujud membaca tasbih 10 kali
  5. Waktu duduk diantara dua sujud membaca tasbih 10 kali
  6. Waktu sujud kedua membaca tasbih 10 kali
  7. Waktu duduk istirahat hendak berdiri membaca tasbih 10 kali