Penjelasan, Hukum, Tatacara Salat Sunah Idain ( IdulFitri dan IdulAdha) Kajian Islam



Salat Sunnah yaitu salat yang hukum pelaksanaannya sunah (dianjurkan) Apabila dilaksanakan Allah SWT. Memberikan pahala dan keutamaan khusus melebihi orang Islam yang tidak melaksanakan salat sunah. Diantara jenis salat sunah terdapat salat sunah yang dapat dilaksanakan secara berjamaah, munparid, dan ada yang dilaksanakan berjamaah maupun munfarid. Jenis salat sunah yang bisa diamalkan oleh umat Islam cukup banyak, bukan? Hal ini bukan untuk memberatkan umat islam, akan tetapi sangat bermanfaat sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, sedekat-dekatnya. Juga sebagai bekal kamu dalam menambah amalan salat sunah.

A. Salat Sunah Munfarid
Munfarid artinya sendiri. Salat sunah Munfarid berarti salat sunah yang dilaksanakan sendiri, tidak ada iman atau makmum. Di dalam salat sunah Munfarid, seseorang tidak mengikuti (menjadi makmum) siapapun. Ketentuan Salat Munfarid sama dengan ketentuan Salat pada umumnya, yaitu memenuhi syarat dan rukun salat serta suci badan, pakian, dan tempat dari Hadas maupun najis. Kemudian bacalah niat salat sunah Munfarid sebagai berikut.

B. Salat sunah Berjamaah
Salat Sunnah berjamaah contohnya salat idain, witir, dan tarawih. Simaklah uraian berikut ini agar kalian mahir memperaktikan salat-salat sunah berjamaah.


1. Salat idain
Idain berarti dua hari raya. Dengan demikian, salat sunah idain ialah salat sunah yang dikerjakan pada waktu hari raya, yaitu Hari Raya IdulFitri dan IdulAdha.
Salat sunah IdulFitri dilaksanakan tepat pada tanggal 1 Syawal setelah seluruh umat Islam selesai melaksanakan ibadah puasa sebulan penuh di bulan Ramadhan. Adapun salat IdulAdha dilakukan pada tanggal 10 Zulhijah. Waktu pelaksanaan salat idain adalah sesudah terbit matahari Samapi matahari tergelincir (mendekati waktu zuhur).

a. Hukum salat idain
Hukum salat Idain adalah sunah Muakad,  yaitu pelaksanaannya sangat dipentingkan atau dianjurkan, Sebagaiman yang dilakukan Rasulullah Saw, semasa hidup. Allah SWT, menganjurkan, kepada hamba-nya untuk melaksanakan salat idain. Begitu pentingnya salat ini, sampai-sampai semua orang dianjurkan untuk berkumpul dan salat pada hari raya, baik orang yang menetap maupun orang yang dalam perjalanan, baik pria maupun wanita, besar ataupun kecil. Bahkan wanita berhalangan karena haid tetap diperintahkan pergi berkumpul untuk mendengarkan khotbah, tetapi mereka tetap tidak boleh melaksanakan salat, seperti sabda Rasulullah Saw, berikut.

b. Tempat Salat Idain 
Tempat yang lebih baik untuk melaksanakan salat hari raya adalah di tanah lapang atau tempat terbuka, kecuali jika ada halangan, misalnya hujan. Hal ini juga dimaksudkan untuk menyemarakan hari kemenangan umat Islam sebagai syiar.

c. Hal Yang disunahkan saat melaksanakan salat idain
Ada beberapa hal yang disunahkan saat akan melakukan salat hari raya. Adapun hal-hal yang disunahkan itu sebagai berikut.
1) Mandi, berhias dan memakai pakaian yang sebaik-baiknya.
2) Disunahkan makan sebelum pergi salat hari raya Idul Fitri.
3) Disunahkan tidak makan sebelum pergi salat pada hari raya Idul Adha.
4) Ketika pergi dan kembali disunahkan melalui jalan berbeda.
d. Pelaksanaan Salat Idain
Hal-hal yang harus diperhatikan sewaktu melaksanakan salat idain sebagai berikut.
1) Dilakukan secara berjamaah.
2) Tidak diawali dengan khotbah ataupun Iqomah.
3) Membaca niat.
Adapun niat Salat Idain sebagai berikut.
*Niat Salat sunah Hari raya IdulFitri.



*Niat Salat sunah Hari raya IdulAdha.