Penjelasan, Janji-janji Allah Bagi Orang Yang Bertakwa | Kajian Islam

Takwa, suatu istilah yang pendengaran kita kerap mendengarnya, karena kata takwa merupakan istilah yang pendek akan tetapi sangat besar kandungannya dan orang yang bertakwa akan meraih kebaikan dunia dan akhirat. Untuk lebih memahami kandungannya mari kita ikuti pembahasan berikut ini.

Makna Takwa
Para ulama telah banyak yang memberikan pengertian tentang takwa diantaranya adalah perkataan Thalq bin Habib rahimahullah, beliau mengatakan: “Takwa yaitu melakukan ketaatan kepada Allah berdasarkan ilmu yang datang dari Allah semata-mata mengharap pahala dari-Nya. Dan meninggalkan kemaksiatan kepada Allah berdasarkan ilmu yang datang dari Allah karena takut akan adzab-Nya.”

Jika demikian, begitu tingginya nilai ketakwaan disisi Allah Subhanhu Wa Ta’ala. Bahkan tujuan diwajibkannya puasa Ramadhan yang baru saja kaum muslimin melaksanakannya adalah agar mereka bertakwa kepada Allah Subhanhu Wa Ta’ala, sebagaimana firman-Nya (yang artinya):

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa.” (Al-Baqarah: 183)

Kedudukan Takwa

Takwa adalah sebaik-sebaik bekal
Para pembaca rahimakumullah, ketahuilah! Bekal yang terbaik bagi seorang hamba untuk meraih kebahagiaan baik di dunia maupun di akhirat kelak adalah bekal ketakwaan kepada Allah. Sebagaimana telah Allah Subhanhu Wa Ta’ala jelaskan dalam firman-Nya (yang artinya): “Dan Sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku Hai orang-orang yang berakal.” (Al-Baqaroh: 197)

Al-Imam As-Sa’di rahimahullah ketika menafsirkan ayat tersebut mengatakan: “Adapun bekal yang sebenarnya yang manfaatnya terus berlanjut bagi pelakunya di dunia maupun di akhirat adalah bekal ketakwaan (kepada Allah Subhanhu Wa Ta’ala), yaitu bekal untuk kampung akhirat yang kekal yang mengantarkan kepada kelezatan yang sempurna dan kepada kenikmatan yang terus-menerus. Barangsiapa yang meninggalkan bekal ini, maka dia akan terputus dengannya yang berarti ini menjadi peluang bagi setiap kejelekan (untuk menjangkitinya), dan dia tercegah untuk sampai ke kampung orang-orang yang bertakwa (Al-Jannah/surga-red). Ini adalah pujian bagi sifat takwa.” (lihat Taisiru Al-Karimi Ar-Rahman, halaman 91)

Kemuliaan hanya akan dapat diraih dengan ketakwaan
Para pembaca semoga Allah memuliakan kita semua, setiap orang pasti menginginkan kemuliaan dan tidak menyukai kehinaan. Lalu dengan apa seseorang menjadi mulia? Kemuliaan hanya dapat diraih dengan ketakwaan yang sebenar-benarnya, dan bukan dengan banyaknya harta atau dengan tingginya kedudukan. Hanya dengan ketakwaan seseorang akan mulia disisi Allah, sebagaimana telah Allah Subhanhu Wa Ta’ala jelaskan dalam Al-Qur’an (yang artinya):

“Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kalian disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kalian. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal.” (Al-Hujurat: 13)

‪Janji Allah Bagi Orang Yang Bertaqwa

Bagi Orang bertakwa,Allah Swt menjanjikan kemuliaan di dunia & akhirat. -Diantara yg akn diperolehnya di dunia adlh:
1.Dibukanyakeberkahan,dimudahkan semua urusannya, dan diberikan dia rezeki dari arah yang tak disangka-sangka.Allah berfirman: Firman Allah dlm AlQuran:
“Siapa yg bertakwa kpd Allah niscaya Dia akn mengadakan baginya jalan keluar.Dan memberinya rezeki dari arah yg tiada disangka2″(Ath-Thalaaq:2-3)
2. Memperoleh dukungan&bantuan dari Allah
3. Dijaga oleh Allah dari tipu daya musuh. “Jika kamu bersabar dan bertakwa, niscaya tipu daya mrk sedikitpun tdk mendatangkan kemudharatan kepadamu”(Ali Imran:120) -Dan diakhirat akn beroleh Syurga,Firman Allah;
“Sesungguhnya bagi orang2 yg bertakwa (disediakan) surga2 yg penuh kenikmatan di sisi Rabbnya”(Al-Qalam:34)

Buktikan taqwa dgn selalu berbuat kebaikan
Allah SWTberfirman sesungguhnya perbuatan2 baik itu menghapuskan (dosa)perbuatan2 yg buruk(Hud:114).