Soal Essay Meneladani Perjuangan Rasulullah Saw di Mekah dan Jawaban

Meneladani Perjuangan Rasulullah Saw di Mekah

Berikut ini , Soal LKS Essay PAI (Pendidikan Agama Islam), Kurikulum 2013, beserta kunci Jawabannya, untuk siswa SMA/SMK/MA/MAK/Sederajat.

Soal Essay 1-10

1. Sebutkan Orang-orang yang termasuk As-sabiqun Al-awwalun?
Jawaban:
1. Khadijah binti khuwailid
2. Ali bin Abi Thalib
3. Abu Bakar Ash-Shidiq
4. Zaid bin Haritsah
5. Utsman bin Affan
6. Zubair
7. Sa’ad bin Abi Waqash
8. Thalhah bin Ubaidillah
9. Abdurrahman bin Auf
10. Abu Ubaidah bin Al-Jarrah
11. Abu Salamah bin Abdul Asad
12. Arqom bin Abil Arqom
13. Utman bin Madz’u

2. Mengapa penduduk Mekah menolak ajaran Islam yang disampaikan Nabi Muhammad Saw,?
Jawaban: Sebenarnya bukan penduduk mekkah, melainkan kaum kafir quraisy yang tinggal di mekkah.
Orang- orang quraisy menganggap nabi muhammad gila, mereka lebih percaya pada berhala. Mereka juga tidak mau terikat aturan, mereka hidup terlalu bebas.

3. Bagaimana pengaruh Dakwah Rasulullah Saw. Terhadap penduduk Mekah?
Jawaban:

4. Bagaimana Rasulullah Saw. Melakukan dakwah secara terang-terangan?
Jawaban: Dakwah secara terang-terangan
Dakwah secara terang-terangan ini dimulai sejak tahun ke-4 dari kenabian, yakni setelah turunnya wahyu yang berisi perintah Allah SWT agar dakwah itu dilaksanakan secara terang-terangan. Wahyu tersebut berupa ayat Al-Qur’an Surah 26: 214-216.
Tahap-tahap dakwah Rasulullah SAW secara terang-terangan ini antara lain sebaga berikut:
1. Mengundang kaum kerabat keturunan dari Bani Hasyim, untuk menghadiri jamuan makan dan mengajak agar masuk Islam. Walau banyak yang belum menerima agama Islam, ada 3 orang kerabat dari kalangan Bani Hasyim yang sudah masuk Islam, tetapi merahasiakannya. Mereka adalah Ali bin Abu Thalib, Ja’far bin Abu Thalib, dan Zaid bin Haritsah.
2. Rasulullah SAW mengumpulkan para penduduk kota Mekah, terutama yang berada dan bertempat tinggal di sekitar Ka’bah untuk berkumpul di Bukit Shafa.

5. Apa manfaat yang dapat diambil dari dakwah Rasulullah Saw?
Jawaban: Penyempurnaan akhlaq manusia, sehingga dapat mengetahui mana yg baik man yg buruk, mana yg hak mana yg bathil. sehingga kita sampailah pada zaman yg penuh dengan cahaya(ilmu).

6. Apa saja bentuk-bentuk penolakan ajaran agama Islam periode Mekah?
Jawaban: Reaksi kaum kafir Quraisy menolak dakwah Rasulullah Saw yang berlangsung sejak adanya dakwah yang dilakukan secara terang-terangan oleh Rasulullah Saw pada periode Mekah. Dan penolakan tersebut dipicu karena adanya beberapa sebab, diantaranya:
a. Rasulullah Saw mengajarkan tentang adanya persamaan hak dan kedudukan antara semua orang. Mulia tidaknya seseorang tergantung ketakwaannya terhadap Allah Swt. orang miskin yang bertakwa, di hadapan Allah Swt lebih mulia daripada orang kaya yang durhaka (lihat Q.S. Al-Hujurat, 49: 13)

Kaum kafir Quraisy, terutama para bangsawannya sangat keberatan dengan ajaran persamaan hak ini. Mereka mempertahankan tradisi hidup berkasta-kasta dalam masyarakat. Mereka ingin mempertahankan perbudakan, sedangkan ajaran Rasulullah Saw (Islam) melarangnya.

7. Bagaimana Rasulullah Saw. Dalam menghadapi penolakan tersebut?
Jawaban: Cara Nabi Yaitu Berdoa
Ya Allah, kepada-Mu lah kuadukan lemahnya kekuatanku, kurangnya upayaku, dan kehinaanku dalam pandangan manusia. Wahai Yang Maha Penyayang dari sekalian penyayang, Engkaulah Tuhannya orang-orang yang merasa lemah, dan Engkaulah Tuhanku, kepada siapakah Engkau serahkan diriku. Kepada orang asing yang memandangku dengan muka masam atau kepada musuh yang Engkau berikan segala urusanku, tiada keberatan bagiku asalkan Engkau tidak marah kepadaku. Lindunganmu sudah cukup bagiku. Aku berlindung kepada-Mu dengan Nur wajah-Mu yang menyinari kegelapan, dan dengannya menjadi baik dunia dan akhirat, dari turunnya murka-Mu kepadaku atau turunnya ketidakridhoan-Mu kepadaku. Jauhkanlah murka-Mu hingga Engkau ridha. Tiada daya dan upaya melainkan dengan-Mu.”

8. Sebutkan ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Mekah beserta asbabun nuzulnya!
Jawaban: Asbabunnuzul QS At-Taubah : 123

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ قَٰتِلُواْ ٱلَّذِينَ يَلُونَكُم مِّنَ ٱلۡكُفَّارِ وَلۡيَجِدُواْ فِيكُمۡ غِلۡظَةٗۚ وَٱعۡلَمُوٓاْ أَنَّ ٱللَّهَ مَعَ ٱلۡمُتَّقِينَ ١٢٣

 “Hai orang-orang yang beriman, perangilah orang-orang kafir yang disekitar kamu itu, dan hendaklah mereka menemui kekerasan daripadamu, dan ketahuilah, bahwasanya Allah bersama orang-orang yang bertaqwa.” (QS.At-Taubah [9] : 123)

9. Ceritakan bentuk-bentuk sikap masyarakat Mekah dalam menerima ajaran Islam?
Jawaban: Meskipun bisa dikatakan bahwa masyarakat Arab di kota Mekkah ada yang menerima ajaran Islam secara ikhlas, tapi pada umumnya masyarakat Arab kota Mekkah menolak dan tidak menghendaki kehadiran Islam dan umat Islam di kota tersebut. Hal ini dapat kita lihat dari berbagai penghinaan bahkan ancaman pembunuhan yang ditujukan kepada Nabi Muhammad saw. dan para pengikutnya.

Dalam menghadapi tanggapan yang tidak menyenangkan ini, Rasulullah saw. terus saja menyebarkan ajaran Islam, meskipun ia bertaruh nyawa karena beliau berkeyakinan bahwa Islam merupakan agama yang paling benar yang mengajak umatnya menuju keselamatan di dunia dan di akhirat. Beliau mengajarkan bahwa hanya Allah yang wajib disembah, karena tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad saw. adalah Rasulullah.

10. Bagaimana reaksi Nabi Muhammad Saw. Atas sikap masyarakat Mekah tersebut?
Jawaban: