Pengertian Integrasi, Faktor, Jenis dan Tujuannya

Apa yang dimaksud Integrasi Nasional, mengapa harus ada Integrasi, Sebutkan tujuan adanya integrasi, apa saja faktor-faktor terjadinya integrasi, apakah dengan adanya integrasi nasional bisa mensejahterakan rakyat?

Nah, dikesempatan kali ini saya akan membahas integrasi.

Pengertian Integrasi

Integrasi Nasional ialah suatu upaya guna mempersatukan atau menggabungkan sekian banyak perbedaan pada kelompok kebiasaan atau kumpulan  di dalam satu distrik sehingga menyusun suatu kesatuan yang harmonis di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika.

Dengan kata lain, integrasi nasional ialah hasrat dan kesadaran guna bersatu sebagai satu bangsa yaitu bangsa Indonesia. Integrasi nasional atau integrasi bangsa dapat disaksiakan secara politis dan secara antropologis.

Apa saja Faktor-faktor pendorong terjadinya integrasi: 

  • Semua kalangan masyarakat Indonesia memiliki keinginan untuk bersatu, seperti yang tertuang pada Sumpah Pemuda, 28 Oktober 1928.
  • Timbulnya rasa cinta tanah air yang ditunjukkan pada masa perjuangan merebut kemerdekaan, hingga mengisi kemerdekaan.
  • Adanya rasa rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara seperti yang ditunjukkan oleh para pahlawan yang gugur selama masa perjuangan kemerdekaan.
  • Adanya faktor sejarah sehingga timbul rasa senasib dan seperjuangan.
  • Konsensus nasional di dalam perwujudan Proklamasi Kemerdekaan, Pancasila serta UUD 1945, bendera Merah Putih, lagu kebangsaan Indonesia Raya, dan bahasa kesatuan bahasa Indonesia.

Apa saja Faktor-faktor Penghambat terjsdinte Integrasi:

  • Ketimbangan pembangunan infrastruktur di berbagai daerah telah menimbulkan rasa tidak puas. Masih banyaknya konflik berunsur SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar-golongan), gerakan separatisme dan kedaerahaan, domenstrasi, juga menjadi faktor penghambat integrasi nasional.
  • Paham etnossentrisme yang masih dimiliki oleh beberapa suku sehingga menonjolan kelebihan daerahnya dan meremehkan budaya suku bangsa yang lain.
  • Keanekaragaman budaya, bahasa daerah, agama, ras, dan berbagai perbedaan lainnya menjadi faktor penghambat proses integrasi nasional.
  • Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat luas dan terdiri dari ribuan kepulauan dan dikelilingi lautan yang luas juga menjadi penghambat integrasi nasional.

Syarat terjadinya Integrasi Nasional antara lain: 

  • Anggota masyarakat sepakat tentang norma dan nilai sosial yang dijadikan pedoman dalam bermasyarakat.
  • Adanya norma dan nilai sosial yang berlaku sebagai aturan dan pedoman dalam proses integrasi nasional.
  • Adanya kesadaran anggota masyarakat bahwa dibutuhkan hubungan satu dengan yang lain agar dapat memenuhi kebutuhan mereka.

Berikut Jenis-jenis Integrasi Nasional:

  • Integrasi Asimilasi
  • Integrasi Akulturasi
  • Integrasi Normatif
  • Integrasi Instrumental
  • Integrasi Ideologis
  • Integrasi Fungsional
  • Integrasi Koersif