Pengertian Qana’ah, dan Fungsi bagi Kehidupan Manusia

Pengertian Qana’ah
Qana’ah adalah rela dengan pemberian Allah Swt. Sifat qana’ah membuat orang hidup tenang dan bahagia. Orang qana’ah tidak pernah merasa kekurangan. Karena keyakinan itu bukan banyaknya harta, tetapi kekayaan itu karena bersihnya hati dari ketamakan dan kerakusan.

Banyak diantara manusia yang mempunyai harta yang banyak. Tetapi ia selalu merasa kurang terus. Hatinya selalu menuntut untuk memiliki harta yang lebih banyak dari ia punya. Dalam sebuah hadis disebutkan, bahwa Rasulullah Saw. Bersabda :

صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ قَدْ أَفْلَحَ مَنْ أَسْلَمَ وَرُزِقَ كَفَافًا وَقَنَّعَهُ اللَّهُ بِمَا آتَاهُ.

Bersumber dari Abdullah bin Amr bin ‘Ash, bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Sungguh berbahagia orang yang telah memeluk Islam, diberi rizki cukup, dan dikaruniai oleh Allah sifat qana’ah (suka menerima apa yang telah Allah karuniakan kepadanya).” (Muslim III: 102).

Tetapi banyak orang yang berhata sedikit, tetapi ia rela . Sehingga harta dan bendanya membuahkan kebaikan baginya. Ia tidak merasa risau dengan harta benda orang lain yang lebih banyak. Kerelaannya dengan pemberian Allah itulah yang membuat hatinya merasa tenang dan bahagia. Bagi orang yang qana’ah, hartanya ia letakkan di tangannya bukan di dalam hatinya. Artinya dia tidak menjadikan hartanya sebagai sesuatu yang paling dicintainya. Harta adalah sarana untuk beribadah. Jika dia diberi kelonggaran rezeki, maka ia bersyukur dengan menyisihkan sebagian rezekinya untuk orang-orang yang membutuhkan.

Beberapa contoh perilaku qana’ah sebagai berikut:
– Menerima dengan rela apa yang ada pada dirinya
– Berusaha dan memohon kepada Allah tambahan rezeki yang pantas
– Tidak tertarik oleh kemewahan dunia yang dapat menyesatkan
– Bertawakal kepada Allah SWT

Berikut Fungsi qana’ah dalam kehidupan sehari-hari antara lain:
– Mendorong agar seorang muslim berjiwa besar
– Mendorong agar seorang muslim menjauhkan diri dari sifat serakah