Pengertian Etanol, Zat Kimia Berbahaya

Etanol adalah jenis utama dari alkohol yang ditemukan di minuman beralkohol, yang dihasilkan oleh fermentasi gula oleh ragi. Ethanol biasa disebut alkohol atau spiritus dan disebut juga etil alkohol dan minuman beralkohol. Zat ini adalah obat psikoaktif neurotoksik dan merupakan salah satu jenis narkoba tertua yang digunakan oleh manusia. Keracunan alkohol dapat terjadi ketika mengonsumsinya secara berlebihan. Etanol juga digunakan sebagai pelarut, antiseptik, bahan bakar, dan cairan alternatif pengganti merkuri untuk mengisi termometer. Cairan ini mudah menguap, mudah terbakar, tidak berwarna, dan memiliki rumus struktur CH3CH2OH. Sering disingkat C2H5OH, C2H6O, atau EtOH.
Etanol adalah nama sistematis yang didefinisikan oleh International Union of Pure and Applied Chemistry (IUPAC) untuk molekul dengan dua atom karbon (awalan “eth-“), memiliki ikatan tunggal diantaranya (akhiran “-ane”), dan terdapat gugus fungsional –OH (akhiran “-ol”).

Bahaya mengonsumsi Etanol
Etanol dapat menyebabkan cacat pada janin karena diklasifikasikan sebagai tetratogen. Etanol juga dapat menyebabkan kanker dan tekanan darah tinggi.
Etanol adalah depresan yang dapat mempengaruhi sistem saraf pada manusia dan memiliki efek psikoaktif karena kemampuannya untuk mengubah kesadaran manusia.

Etanol

Ditemukan di: parfum, cologne, produk tata rambut, deodorant, shampo, obat kumur, hand sanitizer, penyegar ruangan, pemoles furnitur, sabun cuci piring, deterjent, pelembut pakaian

Paparan terhadap etanol yang masih dalam batas wajar tak selalu membawa dampak bagi kesehatan. Kebanyakan orang akan terpapar etanol dari mengonsumsi minuman keras dengan tingkat konsentrasi etanol bisa bervariasi dari 4-45%. Namun, jika Anda terkena kontak dengan etanol murni dalam jumlah besar (oral, kulit, maupun hirup) gejala keracunan bisa bervariasi, mulai dari mual muntah, reaksi alergi kulit, kejang, bicara melantur, koordinasi tubuh kacau, mata terasa panas terbakar, hingga dalam kasus ekstrim, koma. Namun, paparan konsentrasi tinggi lebih mungkin terjadi dalam lingkungan kerja seperti di industri atau laboratorium, di mana etanol murni kadang digunakan. Paparan etanol di udara dan air di lingkungan umum terbilang sangat rendah karena senyawa ini mudah dipecah oleh sinar matahari.

Alternatif: Ketika menggunakan produk pembersih rumah tangga yang mengandung etanol, pastikan untuk membuka jendela lebar-lebar atau membuat sistem penyaringan udara yang efektif yang akan menyerap bahan kimia.