Berikut Penjelasan Biaya

Pada kesempatan kali ini kang darus akan membahas tentang Penjelasan Biaya.

Definisi biaya ialah sebuah format pengeluaran yang dilaksanakan oleh sebuah pihak, baik pribadi maupun perusahaan,guna mendapatkan guna lebih dari tindakannya tersebut. Biaya sebuah tindakan adalah pertimbangan dalam menilai untung dan rugi suatu usaha.
Secara simpel dalam bidang perdagangan, biaya ialah sejumlah dana yang dikeluarkan oleh suatu perusahaan atau perorangan untuk menciptakan produk atau jasa. Biaya tersebut mencantol semua urusan yang mempunyai nilai seperti ongkos produksi, ongkos perawatan dan sebagainya. Nah,ongkos ini bakal dijadikan pertimbangan dalam menilai harga jual produk tersebut.

Pengertian Biaya Menurut Para Ahli

Untuk lebih jelasnya dan memahami apa arti biaya, berikut pengertian biaya menurut para ahli;

1. Mulyadi
Berdasarkan keterangan dari Mulyadi, definisi biaya ialah pengorbanan sumber hemat yang diukur dalam satuan uang, yang sudah terjadi, sedang terjadi, atau yang bisa jadi akan terjadi untuk destinasi tertentu.

2. Henry Simamora
Berdasarkan keterangan dari Henry Simamora, definisi biaya ialah kas atau nilai setara kas yang dikorbankan guna barang atau jasa yang diinginkan memberi guna pada ketika ini atau di masa mendatang untuk organisasi.

3. F. Hernanto
Berdasarkan keterangan dari Hernanto, pengertian biaya ialah sejumlah duit yang ditetapkan dari sumber-sumber ekonomi yang dikorbankan (terjadi atau bakal terjadi) guna mendapatkan sesuatu atau untuk menjangkau tujuan tertentu.

4. Masiyah Kholmi
Berdasarkan keterangan dari Masiyah Kholmi, definisi biayaialah pengorbanan sumber daya atau nilai seharga kas yang dikorbankan guna mendapatkan barang atau jasa yang diinginkan memberi guna di ketika sekarang atau di masa yang bakal datang untuk perusahaan.

Unsur-Unsur Biaya

Kita harus memahami dalam biaya terdapat unsur-unsur, antara lain;

1. Bahan Baku Langsung (Direct Materials)

Bahan baku langsung ialah bahan yang bakal menjadi unsur dari barang hasil produksi. Jadi,ongkos bahan baku ialah harga pokok bahan itu yang diubah dalam proses buatan (Mulyadi, 199:58)

2. Tenaga Kerja Langsung (Direct Labour)
Biaya tenaga kerja langsung ialah semua balas jasa yang diserahkan oleh perusahaan untuk semua karyawan cocok dengan faedah dimana karyawan ditempatkan (bekerja) pada perusahaan. Misalnya; unsur produksi, pemasaran, unsur administrasi, dan unsur umum.

3. Biaya Tidak Langsung (Factory Overheat Cost)

Biaya tidak langsung ialah biaya campuran (joint cost) atau biaya-biaya overhead untuk seluruh satuan output yang diproduksi.

Jenis-Jenis Biaya

Jenis-jenis biaya yang mesti kita ketahui antara lain;
1. Biaya Variabel (Variable Cost)

Biaya variabel merupakan ongkos yang besarannya berubah-ubah tergantung pada volume kegiatan. Jadi andai volume pekerjaan mengalami peningkatan, maka ongkos variabel pun akan naik. Hal ini bakal berlaku sebaliknya andai volume pekerjaan mengalami penurunan. Contoh ongkos variabel dalam suatu perusahaan yakni bahan baku serta ongkos periklanan.

2. Biaya Tetap (Fixed Cost)
Biaya tetap merupakan ongkos yang dikeluarkan dalam besaran yang tetap atau stabil.
Biaya tetap ini keberadaannya tidak diprovokasi oleh adanya evolusi jumlah atau kegiatan produksi pada tingkat tertentu. Jadi, ongkos ini lebih diprovokasi oleh sebuah situasi dalam jangka panjang laksana pajak bumi dan bangunan, asuransi serta gaji karyawan.

3. Biaya Semivariabel (Mixed/ Semivariable Cost)
Biaya semivariabel adalah sebuah pengeluaran yang mempunyai elemenongkos tetap maupun variabel di dalamnya. Biaya semivariabel ini akan merasakan perubahan saat terjadi evolusi volume kegiatan. Akan tetapi, besarnya tidak selalu seimbang dengan evolusi volume.
Biaya semi variabel meliputiongkos listrik, ongkos air, serta telpon.

4. Biaya Tidak Langsung (Indirect Cost)
Biaya tidak langsung merupakan ongkos overhead pabrik. Jadi,ongkos ini dikeluarkan karena sehubungan dengan proses buatan secara borongan buakan tiap satuan output (produk). Biaya tidak langsung berupa ongkos asuransi dan sewa motor.

5. Biaya Langsung (Direct Cost)
Biaya langsung merupakan ongkos yang dikeluarkan saat ada keperluan yang mempunyai sifat wajib dan mesti diisi pada saat tersebut juga. Biaya langsung ini ialah biaya yang bisa dikenali semenjak awal. Biaya ini sehubungan langsung dalam memproduksi satuan output. Biaya langsung ini dapat berupa ongkos bahan baku ataupun tenaga kerja.