Berikut 4 Penjelasan Jenis Penghargaan Adiwiyata

Kali ini kang Darus akan membahas tentang 4 Jenis Penghargaan Adiwiyata

Berikut 4 Jenis-Jenis Penghargaan Adiwiyata antara lain sebagai berikut;
1. Penghargaan Adiwiyata Nasional
2. Penghargaan Adiwiyata Mandiri
3. Penghargaan Adiwiyata Kabupaten/Kota
4. Penghargaan Adiwiyata tingkat Provinsi

Pengertian Adiwiyata

Menurut peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 05 Tahun 2013 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Adiwiyata mengatakan bahwa sekolah adiwiyata ialah sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan dan program adiwiyata ialah program untuk mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan.

Adiwiyata memiliki pengertian atau makna sebagai salah satu tempat yang baik dan juga ideal yang diperoleh segala ilmu pengetahuan dan beragai norma serta etika yang menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidup kita untuk menuju kepada cita-cita pembangunan berkelanjutan.

Fungsi Adiwiyata

Fungsi program adiwiyata ialah agar seluruh pelajar ikut terlibat dalam segala aktivitas persekolahan demi menuju lingkungan yang sehat serta mampu menghindari dampak lingkungan yang negatif.

Tujuan Adiwiyata

Tujuan sekolah Adiwiyata yang secara umum menerangkan untuk mewujudkan masyarakat sekolah yang peduli dan juga berbudaya dalam lingkungan dengan, menciptakan kondisi yang lebih baik bagi sekolah untuk menjadi wadah pembelajaran dan juga penyadaran segenap warga sekolah diantaranya murid, guru, orang tua/wali murid dan lingkungan masyarakat demi terciptanya upaya pelestarian lingkungan hidup.

Jenis-Jenis Penghargaan Adiwiyata

Jenjang atau jenis penghargaan Adiwiyata yang mampu diterima oleh sekolah dengan tingkatan sebagai berikut:

  • Penghargaan Adiwiyata Kabupaten/Kota penghargaan yang diberikan oleh Bupati/Walikota.
  • Penghargaan Adiwiyata Nasional yakni penghargaan yang diberikan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
  • Penghargaan Adiwiyata tingkat Provinsi merupakan penghargaan yang diberikan oleh Gubernur.
  • Penghargaan Adiwiyata Mandiri merupakan penghargaan khusus bagi setiap sekolah dengan penilaian berupa sekolah yang mempunyai minimal 10 sekolah binaan yang telah mendapatkan penghargaan Adiwiyata Kabupaten/Kota, penghargaan yang diberikan oleh Presiden.

Kriteria Penilaian Penghargaan Adiwiyata

Kriteria penilaian penghargaan Adiwiyata terdiri dari 4 aspek antara lain:

  • Aspek kebijakan sekolah yang memiliki wawasan lingkungan hidup.
  • Aspek kurikulum sekolah yang berbasis lingkungan hidup.
  • Aspek pengelolaan sarana dan prasarana pendukung sekolah yang ramah lingkungan.
  • Aspek kegiatan lingkungan di sekolah yang berbasis partisipatif.

Manfaat Program Adiwiyata

Manfaat program Adiwiyata ialah diharapkan bagi setiap sekolah dalam menerapkan program Adiwiyata tersebut dapat menerapkan bagi pelajar, proses belajar dan hasil pembelajaran khusus bagi peserta didik, adapun manfaat program adiwiyata antara lain:

  • Mengubah perilaku warga sekolah untuk melakukan budaya pelestarian lingkungan.
  • Meningkatkan penghematan sumber dana melalui pengurangan sumber daya dan energi.
  • Dapat menghindari sejumlah resiko dampak lingkungan yang terdapat di wilayah sekolah.
  • Meningkatkan efisiensi dalam pelaksanaan kegiatan operasional sekolah.
  • Menciptakan kondisi kebersamaan bagi semua warga sekolah.
  • Menjadikan tempat pembelajaran bagi generasi muda tentang pemeliharaan dan pengelolaan lingkungan hidup yang baik dan juga benar.
  • Meningkatkan kodisi belajar mengajar yang lebih nyaman dan kondusif bagi segenap seluruh warga sekolah.

Prinsip Program Adiwiyata

Dalam pelaksanaannya, program Adiwiyata diletakkan dalam tiga prinsip-prinsip dasar dalam pelaksaannya, adapun prinsip tersebut antara lain:

  • Partisipatif: Komunitas sekolah terlibat dalam manajemen sekolah yang meliputi keseluruhan proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi sesuai tanggungjawab dan peran.
  • Berkelanjutan: seluruh kegiatan harus dilakukan secara terencana dan terus menerus secara komprehensif.
  • Edukatif “Permen Lh, 2013”.