Berikut Ini Penjelasan, Faktor Motivasi

Pada artikel kali ini kang darus akan membahas tentang Penjelasan, Faktor Motivasi.

Berikut Faktor-Faktor Motivasi antara lain sebagai berikut;
1. Kebutuhan
2. Tanggung jawab
3. Harga diri serta Prestasi
4. Harapan
5. Kelompok kerja
6. Keamanan dan keselamatan kerja
7. Jenis dan sifat pekerjaan
8. Kondisi kerja
9. Hubungan interpersonal

Penjelasan

Pengertian Motivasi merupakan suatu dorongan atau juga alasan yang menjadi dasar semangat seseorang untuk dapat melakukan sesuatu untuk mencapai tujuan tertentu. Arti motivasi ini juga dapat didefinisikan ialah sebagai semua hal yang menimbulkan dorongan atau juga semangat di dalam diri seseorang untuk dapat mengerjakan sesuatu.

Secara etimologi kata motivasi ini berasal dari bahasa Inggris, ialah “motivation”, yang arti itu adalah “daya batin” atau “dorongan”. Sehingga pengertian motivasi sendiri ialah segala sesuatu yang mendorong atau juga menggerakkan seseorang untuk dapat bertindak melakukan sesuatu itu dengan tujuan tertentu.

Motivasi itu bisa datang dari dalam diri sendiri mau pun juga dari orang lain. Dengan adanya motivasi tersebut maka seseorang dapat/bisa mengerjakan sesuatu dengan antusias.

Jenis-Jenis Motivasi

Terdapat banyak hal yang memotivasi seseorang untuk mau melakukan sesuatu itu di dalam hidupnya. Namun, secara umum terdapat dua jenis motivasi, yakni motivasi intrinsik serta juga motivasi ekstrinsik.

1. Motivasi Intrinsik

Pengertian motivasi intrinsik merupakan suatu keinginan seseorang untuk mau melakukan sesuatu, yang disebabkan oleh adanya faktor dorongan yang berasal dari dalam diri sendiri itu tanpa dipengaruhi orang lain sebab adanya hasrat untuk dapat mencapai tujuan tertentu.

Contoh, seseorang termotivasi untuk bekerja supaya mendapatkan penghasilan sehingga bisa memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

2. Motivasi Ekstrinsik

Definisi motivasi ekstrinsik merupakan suatu keinginan seseorang untuk mau melakukan sesuatu yang disebabkan oleh faktor dorongan dari luar diri sendiri untuk bisa mencapai suatu tujuan yang menguntungkan dirinya.

Contoh, seseorang termotivasi untuk bekerja lebih giat dan serius karena adanya peluang yang diberikan oleh si perusahaan untuk mau meningkatkan karir kepada pegawai berprestasi.

 

Faktor-Faktor Motivasi

Proses psikologis di dalam diri individu yang menimbulkan motivasi dipengaruhi oleh segala macam faktor. Dibawah ini merupakan faktor-faktor motivasi diantaranya sebagai berikut:

1. Faktor Internal (Intern)

Faktor internal merupakan faktor motivasi yang berasal dari dalam diri seseorang. Motivasi internal ini timbul atau muncul disebabkan adanya keinginan individu untuk bisa/dapat memiliki prestasi serta juga tanggungjawab di dalam hidupnya.

Beberapa hal yang termasuk dalam faktor internal ini diantaranya :

  • Harga diri serta Prestasi, merupakan motivasi di dalam diri seseorang untuk dapat mengembangkan kreativitas serta juga mengerahkan energi untuk mencapai prestasi yang meningkatkan harga dirinya.
  • Kebutuhan, tiap-tiap individu mempunyai kebutuhan di dalam hidupnya sehingga orang itu menjadi termotivasi untuk mau melakukan sesuatu untuk bisa memenuhi kebutuhan hidupnya.
  • Harapan, merupakan sesuatu yang ingin dicapai seseorang di masa mendatang yang mempengaruhi sikap serta juga perasaan subjektif orang tersebut.
  • Tanggungjawab, merupakan motivasi di dalam diri seseorang supaya mau bekerja dengan baik serta juga hati-hati untuk menghasilkan sesuatu yang berkualitas.
  • Kepuasan kerja, merupakan motivasi dalam diri seseorang disebbakan dapat melakukan suatu pekerjaan tertentu.

2. Faktor Eksternal (Ekstern)

Faktor eksternal merupakan faktor motivasi yang berasal dari luar diri seseorang. Motivasi eksternal ini muncul disebabkan adanya peran dari luar, misalnya seperti organisai, yang turut menentukan perilaku seseorang dalam kehidupannya.

Beberapa hal yang termasuk didalam faktor eksternal diantaranya :

  • Jenis dan sifat pekerjaan, merupakan suatu dorongan di dalam diri seseorang untuk mau bekerja pada jenis serta sifat pekerjaan tertentu. Kondisi ini pun dipengaruhi oleh besar imbalan yang didapatkan pada pekerjaan tersebut.
  • Kelompok kerja, merupakan suatu organisasi yang mana seseorang mau bekerja untuk mendapatkan penghasilan bagi kebutuhan hidupnya.
  • Kondisi kerja, merupakan suatu keadaan yang mana seseorang bekerja sesuai dengan harapannya (kondusif) sehingga bisa bekerja dengan baik.
  • Keamanan dan keselamatan kerja, merupakan suatu perlindungan yang diberikan oleh organisasi terhadap jaminan kemanan serta juga  keselamatan seseorang dalam bekerja.
  • Hubungan interpersonal, merupakan suatu hubungan antara teman sejawat, dengan atasan, serta juga dengan bawahan. Dalam hal ini, tiap-tiap orang ingin dihargai serta juga menghargai dalam organisasi sehingga tercipta suasana kerja yang harmonis.