Simak Mengenai Istilah filsafat

Pada artikel kali ini kang darus akan membahas Istilah filsafat

Istilah filsafat

Filsafat adalah suatu studi yang membahas secara kritis dan skeptis tentang berbagai fenomena yang ada dalam pemikiran dan kehidupan manusia, lalu dijabarkan secara teoritis dan mendasar.

Pendapat lain menyebutkan arti filsafat adalah suatu kebijaksanaan hidup (filosofia) untuk memberikan suatu pandangan hidup secara menyeluruh berdasarkan refleksi terhadap pengalaman hidup dan pengalaman ilmiah. Dengan kata lain, dalam filsafat tidak terdapat eksperimen atau percobaan, tapi mengemukakan masalah secara persis, mencari solusi, serta memberikan argumentasi atas solusi tersebut.

Secara etimologi, istilah ‘filsafat’ berasal dari bahasa Yunani, yaitu philosophia dan philoshophos. Philo artinya cinta, sedangkan shopia atau shopos artinya kebijaksanaan, pengetahuan, dan hikmah. Sehingga dalam hal ini, definisi filsafat adalah sejumlah gagasan yang penuh dengan kebijaksanaan, pengetahuan, dan hikmah.
Ciri-Ciri Filsafat Secara Umum

Seorang ahli logika bernama Clarence Irving Lewis mengatakan bawah filsafat adalah suatu proses refleksi dari bekerjanya akal yang di dalam prosesnya terkandung berbagai kegiatan. Adapun ciri-ciri pemikiran filsafat adalah sebagai berikut:

1. Bersifat Universal
Pemikiran filsafat cenderung bersifat universal (umum) dan tidak bersangkutan dengan objek-objek khusus. Misalnya pemikiran tentang manusia, keadilan, kebebasan, dan lain-lain.

2. Tidak Faktual
Dalam hal ini, tidak faktual adalah sesuatu yang spekulatif dengan membuat berbagai dugaan yang masuk akal tentang suatu hal, namun tanpa bukti karena telah melampaui batas dari fakta-fakta ilmiah.

3. Berhubungan dengan Nilai
Menurut C. J. Ducasse, pengertian filsafat adalah upaya manusia untuk mencari pengetahuan, berupa fakta-fakta yang disebut dengan penilaian. Dalam hal ini penilaian yang dimaksud adalah sesuatu yang baik dan buruk, susila dan asusila, dimana akhirnya filsafat menjadi suatu usaha untuk mempertahankan nilai-nilai.

4. Berhubungan Dengan Arti
Mengacu pada poin 3, sesuatu yang memiliki nilai tentunya memiliki arti. Itulah sebabnya para filsuf menciptakan berbagai kalimat yang logis dan bahasa yang tepat (ilmiah), agar ide-idenya sarat dengan arti.

5. Implikatif
Pemikiran filsafat selalu terdapat implikasi (akibat), sehingga diharapkan akan dapat melahirkan pemikiran baru yang dinamis dan menyuburkan intelektual.

Tujuan Filsafat Secara Umum
1. Agar manusia menjadi lebih terdidik dan memiliki pengetahuan, serta mampu menilai hal-hal di sekitarnya secara objektif.
2. Agar manusia menjadi lebih bijaksana dalam menjalani kehidupannya.
3. Agar manusia memiliki pandangan yang luas dan terhindar dari sifat egosentrisme.
4. Agar manusia dapat berpikir sendiri, memiliki pendapat sendiri, mandiri secara rohani, dan dapat bersikap kritis.
5.Agar manusia dapat mendalami unsur-unsur pokok ilmu sehingga dapat memahami sumber, hakikat, dan tujuan ilmu.
6. Agar manusia memahami sejarah pertumbuhan, perkembangan, dan kemajuan ilmu pengetahuan di berbagai bidang.
7. Agar tenaga pengajar dan siswa memiliki pedoman dalam mendalami suatu ilmu pengetahuan, khususnya untuk membedakan persoalan ilmiah dan non-ilmiah.
8. Agar para ilmuwan terdorong untuk mendalami dan mengembangkan ilmu pengetahuan.