Simak Mengenai Istilah gesekan

Pada artikel kali ini kang darus akan membahas Istilah gesekan

Istilah gesekan

Gaya gesek merupakan gaya yang terjadi disebabkan karena bersentuhannya dua permukaan benda. Contoh dari gaya gesek ini ialah gaya yang bekerja pada rem sepeda. Pada saat akan berhenti, karet rem yang terdaspat sepeda akan bersentuhan dengan pelek sepeda sehingga akan terjadi gesekan yang menyebabkan sepeda tersebut dapat berhenti pada saat dilakukan pengereman. Gaya gesek tersebut akan terjadi apabila dua buah benda saling bersentuhan serta bergerak berlawanan arah, relatif satu dengan yang lain. Gaya gesek yang melawan atau juga menahan gaya tarik/dorong ini berbeda-beda besarnya. Besar gaya gesek itu tergantung pada keadaan permukaan benda yang saling bersentuhan. Pada permukaan yang licin besar gaya gesekan akan lebih kecil ketimbang gaya gesek yang terjadi pada permukaan yang kasar.

Gaya gesek ini merupakan gaya yang berarah melawan gerak benda atau juga arah kecenderungan benda bergerak. Gaya gesek ini muncul apabila dua (2) buah benda bersentuhan. Benda-benda yang dimaksud di sini ini tidak harus berbentuk padat, melainkan dapat pula berbentuk cair, ataupun gas. Gaya gesek antara dua buah benda padat contohnya ialah gaya gesek statis serta juga kinetis, sedangkan untuk gaya antara benda padat serta cairan serta gas ialah gaya Stokes.

Sifat-Sifat Gaya Gesek

Gaya gesek atau friction force ini memiliki beberapa sifat atau juga karakteristik yang membedakannya dengan jenis gaya-gaya lain. Dibawah ini merupakan sifat-sifat gaya gesek dengan secara umum yang sudah penulis rangkum.

  1. menghambat gerak benda

    Arah gaya gesek ini selalu berlawanan dengan arah gaya luar yang bekerja pada benda sehingga gaya gesek ini bersifat menghambat gerak benda. Contohnya, apabila gaya luar ke kiri, arah gaya gesek ke kanan. Sebaliknya, jika apabila gaya luar ke kanan, arah gaya gesek ke kiri.

  2. Berlawanan Arah

    Arah gaya gesek ini selalu berlawanan arah dengan arah gerak benda. Apabila benda bergerak ke kanan, maka arah gaya gesek ini ke kiri. Jika pada benda bergerak ke bawah, arah gaya gesek itu ke atas begitupun seterusnya.

  3. Besar Gaya Tergantung Tingkat Kekasaran

    Untuk benda padat yang bergerak di atas benda padat, besarnya gaya gesek itu dipengaruhi oleh tingkat kekasaran oada permukaan benda yang bersinggungan. Semakin kasar permukaan suatau benda,maka semakin besar juga gaya gesek dan sebaliknya.

  4. Besar Gaya dipengaruhi Luas Bidang

    Untuk benda yang bergerak di udara (ex. gerak jatuh bebas), besarnya gaya gesek yang dialami benda itu dipengaruhi oleh luas bidang sentuh benda. Semakin luas suaatu permukaan sentuh, semakin akan besar juga gaya geseknya begitu juga sebaliknya.