Simak Mengenai Istilah Laba

Pada artikel kali ini kang darus akan membahas Istilah Laba

Istilah Laba

laba adalah keuntungan bersih yang didapatkan oleh suatu perusahaan atau individu dari kegiatan ekonomi yang dilakukannya.

Dalam ilmu ekonomi, laba dapat didefinisikan sebagai suatu peningkatan kekayaan seorang investor dari kegiatan bisnisnya, yaitu keuntungan atau hasil penanaman modal setelah dikurangi dengan biaya-biaya dalam menjalankan bisnisnya. Sedangkan dalam ilmu akuntansi, arti laba adalah selisih positif antara pendapatan dari penjualan dengan biaya produksi yang dikeluarkan dalam periode tertentu.

Dalam hal ini, laba (profit) merupakan alat ukur keberhasilan manajemen perusahaan dalam menjalankan usahanya dimana indikatornya adalah pendapatan dan biaya. Dari penjelasan definisinya, laba memiliki beberapa karakteristik tertentu, diantaranya:

  • Penentuan laba dilakukan berdasarkan transaksi yang benar-benar terjadi.
  • Laba merupakan prestasi sebuah perusahaan atau individu pada periode tertentu.
  • Penentuan laba didasarkan pada prinsip pendapatan yang membutuhkan pemahaman mengenai definisi, pengukuran, dan pengakuan pendapatan.
  • Penentuan laba membutuhkan pengukuran mengenai biaya dalam bentuk biaya historis untuk mengetahui pendapatan tertentu.
  • Penentuan laba didasarkan pada perbandingan antara pendapatan dan biaya yang relevan dengan pendapatan tersebut.

Jenis-Jenis Laba

Laba atau keuntungan dapat dibedakan menjadi beberapa jenis. Menurut Zaki Baridwan (2004:34), adapun jenis-jenis laba adalah sebagai berikut:

  1. Laba Kotor; yaitu selisih positif antara penjualan bersih dan harga pokok penjualan (HPP). Laba ini belum dikurangi dengan biaya operasional dalam satu periode tertentu.
  2. Laba Bersih Operasional; yaitu laba kotor dikurangi dengan harga pokok penjualan dan semua biaya dalam kegiatan usaha.
  3. Laba Bersih Sebelum Pajak; yaitu pendapatan perusahaan sebelum pajak, atau perolehan operasional dikurangi atau ditambah dengan selisih pendapatan dan biaya-biaya lainnya.
  4. Laba Bersih Setelah Pajak; yaitu laba yang diperoleh setelah ditambah atau dikurang dengan pendapatan dan biaya non operasi dan dikurangi dengan pajak.

Faktor yang Mempengaruhi Laba

Besar-kecil laba yang diperoleh suatu perusahaan atau individu dipengaruhi oleh beberapa faktor. Menurut Mulyadi (2001:513), ada 3 faktor yang mempengaruhi laba, yaitu:

  1. Biaya, yaitu semua pengeluaran yang dilakukan oleh perusahaan untuk mengolah suatu produk atau jasa sehingga mempengaruhi harga jual produk tersebut.
  2. Harga Jual, besar-kecilnya harga jual suatu produk akan berpengaruh pada jumlah atau volume penjualan produk tersebut.
  3. Volume Penjualan dan Produksi, besar-kecilnya volume penjualan suatu produk akan mempengaruhi jumlah produksi produk tersebut. Pada saat yang sama, volume produksi juga mempengaruhi besar-kecilnya biaya produksi.