Pemahaman Niche ekologi

beberapa perbedaan penting antara habitat suatu spesies dan miche ekologis. Habitat adalah tempat di mana organisme dapat hidup karena kondisi yang dimilikinya mendorong pertumbuhan, perkembangan dan reproduksi, selain itu, habitat dihuni oleh spesies yang berbeda pada waktu yang sama dan ruangnya bisa sangat besar atau kecil. Ini berarti bahwa di dalam habitat mungkin terdapat lebih dari satu niche ekologis. Niche, sebaliknya, dibatasi tergantung pada jumlah dan aspek yang dapat mempengaruhi organisme tertentu, biasanya dibentuk oleh sekelompok variabel yang membuat suatu organisme dapat hidup dan berkembang biak di tempat tertentu dengan menggunakan faktor-faktor tertentu untuknya.

 

Contoh Niche ekologi

Selanjutnya, kami akan menyebutkan spesies hewan yang berbeda dan ceruknya.

  • Paus biru: Mereka kebanyakan berada di Antartika, Hindia, dan Samudra Pasifik Timur Laut. Makanan mereka hanya didasarkan pada krustasea kecil yang dikenal dengan nama krill dan mereka hampir tidak mungkin diburu oleh hewan lain karena ukurannya yang sangat besar.
  • Anakonda hijau: Ular ini asli Amerika Selatan dan ditemukan di tempat-tempat yang penuh air dan di tepi sungai. Ini adalah hewan omnivora, tetapi juga bisa memakan kapibara.
  • Penguin kaisar: Dia tinggal di Antartika, dan menghabiskan sebagian besar waktunya terendam air. Itu memakan ikan, krustasea kecil, dan cumi-cumi.
  • Beruang panda: Ia memakan ikan, serangga, dan bulunya memungkinkannya menahan suhu rendah. Dia tinggal di pegunungan Cina.
  • Singa:┬áKapasitas predatornya menjadikannya konsumen tersier atau kuaterner dari rantai makanan. Nichenya secara khusus difokuskan pada berburu.