Pemahaman testosteron

Pemahaman testosteron juga memiliki fungsi dalam pembentukan kepadatan tulang dan kekuatan otot. Bahkan, hormon ini juga memiliki peran penting dalam kebiasaan tertentu yang dilakukan oleh laki-laki.

Apa saja fungsi dari fungsi dari hormon testosteron?

1. Pada sistem endokrin
2. Pada sistem reproduksi
3. Mendorong perubahan fisik dan gairah seksual
4. Membentuk kebiasaan tertentu

Pemahaman meningkatkan testosteron?

Untuk meningkatkannya dapat dilakukan terapi hormon

  • Tidur yang cukup. Menurut George Yu, MD, seorang dosen di George Washington University Medical Center di Washington D.C, kurang tidur dapat menyebabkan laki-laki mengalami penurunan produksi testosteron yang disebabkan oleh munculnya hormon lain yang mempengaruhi produksi testosteron.
  • Kurangi berat badan. Bila Anda mengalami obesitas, produksi testosteron biasanya akan menurun.
  • Berolahraga. Ketika tubuh tidak dipakai untuk beraktivitas, maka tubuh akan mengirim sinyal merasa tidak perlu adanya tambahan hormon testosteron. Ketika Anda aktif dan berolahraga, maka otak pun akan mengirim sinyal untuk produksi hormon yang lebih. Jika Anda tidak sempat
  • berolahraga yang berat, usahakan untuk berjalan-jalan sekitar 20 hingga 30 menit sehari.
    Hindari stres. Mengelola stres akan membantu meningkatkan produksi testosteron. Stres membuat tubuh memproduksi hormon kortisol, yang
  • mempengaruhi tingkat testosteron yang diproduksi. Hindari stres dengan sering berolahraga, dan tenangkan pikiran dengan bermeditasi.
    Cek obat dan suplemen yang sedang Anda gunakan. Jika Anda sedang dalam masa pengobatan, ada baiknya Anda perhatikan obat dan suplemen yang digunakan. Ada beberapa obat yang dapat mengurangi produksi testosteron, misalnya obat opioid seperti fentanyl, MS Contin, dan OxyContin, obat
  • Glucocorticoid, anabolic steroid.
    Makan-makanan tertentu. Memakan makanan tertentu juga dapat meningkatkan produksi testosteron. Makanan tersebut adalah makanan yang kaya akan vitamin D, tuna, susu rendah lemak dengan kandungan vitamin D, kuning telur, tiram, kerang-kerangan, daging sapi, dan kacang