Begini Cara Mengetahui Untung Rugi Dan Tips Scalping Ala Finex

Posted on

Begini Cara Mengetahui Untung Rugi Dan Tips Scalping Ala Finexkangdarus.com – Cara Mengetahui Untung Rugi Dan Tips Scalping Ala Finex. Terlepas dari kenyataan bahwa ia memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri, scalping masih menjadi salah satu gaya pertukaran favorit. Oleh karena itu, spesialis Finex membagikan tips scalping untuk para tradernya.

Banyak pedagang pemula tertarik untuk mencoba gaya pertukaran scalping karena kemampuannya untuk menciptakan keuntungan dalam jangka waktu yang singkat.

Tentang Finex Broker

Pada tahun 2016, Finex Specialist sangat mungkin menjadi agen terbaik di Indonesia berdasarkan kuantitas transaksi (volume pertukaran) dan mendapat kehormatan dari Jakarta Futures Trade (JFX).

Dari segi keamanan, 70% dana nasabah Finex disimpan di PT. KBI (Lembaga Kliring Berjangka Indonesia), sehingga Anda bisa lebih mantap untuk menempatkan dana penukaran.

Sedangkan kelebihan 30% disimpan dalam catatan tersendiri pada bank terdaftar yang diawasi oleh BAPPEBTI (Badan Pengawasan Bursa Berjangka Komoditi)

Dalam hal akomodasi, Finex menggunakan tahap pertukaran yang paling terkenal di antara para pedagang, MetaTrader 4, yang memiliki berbagai indikator dasar (seperti Rata-rata bergerak, RSI, MACD, dll.).) dan penasihat utama (Robot pertukaran).

Selain itu, Finex memungkinkan lindung nilai dan menawarkan akun dengan opsi tanpa swap sesuai standar syariah.

Kondisi pertukaran di Finex mendukung gaya Scalping dengan biaya pertukaran yang kompetitif. Bagi Anda yang ingin mencoba Scalping dengan perantara terdekat, ini adalah salah satu opsi yang direkomendasikan.

Finex Scalping Tips

Bagi Anda yang suka bertukar gaya dengan teknik scalping, spesialis Finex mungkin adalah rekomendasi terbaik. Mereka memiliki kondisi pertukaran yang cocok untuk scalping dengan biaya pertukaran yang kompetitif.

Selain itu, Finex juga telah mengatur tips scalping sederhana untuk pemula yang dapat Anda ikuti:

  • Pilih pasangan mata uang dengan volume perdagangan tinggi dan likuiditas seperti pasangan utama (EUR/USD, GBP/USD, USD/JPY, dll.)
  • Identifikasi arah tren dengan indikator sederhana seperti Rata-rata bergerak pada kerangka waktu harian, kemudian pindah ke kerangka waktu yang lebih rendah untuk mencari sinyal perdagangan.
  • Tahan posisi trading untuk waktu yang relatif singkat (kurang dari 24 jam)
  • Trading saat harga bergerak normal, hindari volatilitas tinggi selama rilis berita berdampak tinggi
  • Perdagangan selama volume perdagangan Tinggi (sesi Bursa Efek London, sesi Bursa Efek New York dan sesi tumpang tindih)

Keuntungan Scalping

  • Membuat keuntungan dengan cepat
  • Peluang Trading setiap saat (bahkan jika itu adalah sideways)
  • Hanya dibutuhkan gerakan kecil untuk menghasilkan keuntungan

Kekurangan Scalping

  • Risiko besar
  • Perlu Sinyal Perdagangan dengan akurasi tinggi
  • Butuh konsentrasi tinggi
  • Mudah memancing emosi
  • Butuh modal besar