Inilah Cuitan Eko Kuntadhi Ternyata Bikin Ganjar Pranowo Kena Sindir

Posted on

kangdarus.com – Inilah Cuitan Eko Kuntadhi Ternyata Bikin Ganjar Pranowo Kena Sindir

Kicauan Eko Kuntadhi yang mempermalukan harkat dan martabat wanita bertanggungjawab bernama Ustazah Ning Imaz Lirboyo terkait Ganjar Pranowo.

Karena Eko Kuntadhi menulis dalam cuitan, nama Ganjar Pranowo diharapkan jadi presiden Indonesia karena banyak pihak yang mengejek di sana-sini. Salah satunya adalah Susi Pudjiastuti.

Lantas apa komentar Susi Pudjiastuti, melihat kicauan Eko Kuntadhi yang merendahkan harkat dan martabat wanita bernama Ning Imaz Lirboyo itu? Berkat unggahan media sosial Twitter, Susi Pudjiastuti menulis kalimat seperti ini:

Susi Pudjiastuti menulis, “Ancaman seperti ini tidak dapat diterima, tidak pantas, apalagi jika dilakukan oleh seseorang yang memiliki publik atau lembaga publik.” tulisnya.

“Apa arti kepuasan dalam menindas perempuan? Pengikut yang luar biasa? Puas? Cepat? Meragukan diri sendiri? ” dia menambahkan. Juga, Susi menggusur Ganjar Pranowo karena Eko Kuntadhi adalah presiden Kornas Ganjarist atau pendukung Ganjar Pranowo.

“@ganjarpranowo isin [malu] pak kok posnya rusak, jengen dadeke salah satu ketua jengen [ketika kamu bertindak seperti seseorang sebagai ketua kelompokmu],” tambah Susi. Tak hanya Susi membuat Ganjar Pranowo, mantan PAS GP Ansor Gamping, melalui akun Twitternya @PACAnsorGamping, juga mengolok-olok Ganjar soal kasus Eko Kuntadhi.

“Pak @ganjarpranowo, tahukah Anda, pemimpin Ganjarist, @_ekokuntadhi, telah melewati batas!” tulis akun Twitter Ansor Gamping. “Artikel ini menyerang anggota NU, Ning Imaz Fatimatuz Zahra, putri KH Kholiq Ridlwan Lirboyo. Sudah saatnya orang-orang seperti itu disingkirkan dari barisan Anda,” tambahnya. Selain itu, akun Ansor Gamping menyebutkan jika jajaran Ganjar masih diisi orang-orang seperti Eko Kuntadhi, maka mereka akan langsung dipecat.

“Kalau line kamu Pak @ganjarpranowo penuh dengan sampah seperti @_ekokuntadhi @jagalkadrun1312 @justinkanya dan pengikutnya, itu tidak baik!” dilanjutkan dengan Ansor Gamping. “Mereka kadang-kadang patriotik tapi perilaku mereka adalah kebanggaan negara ini. Tembak pak,” tambahnya.