Viral Pelajar Tawuran Di Jalan Kembar Cilegon 10 Orang Diamankan Sebagai Tersangka

Posted on

kangdarus.com – Viral Pelajar Tawuran Di Jalan Kembar Cilegon 10 Orang Diamankan Sebagai Tersangka

Video tawuran beberapa mahasiswa di Jalan Kembar, Kota Cilegon, Banten belakangan ini viral di media sosial. Akibat konflik mahasiswa tersebut, Polres Cilegon menetapkan 10 dari 17 mahasiswa yang ditangkap sebagai tersangka. Dalam video yang dibagikan, mahasiswa tawuran itu juga membawa berbagai jenis senjata (Sajam).

Dalam video viral diketahui perkelahian terjadi pada Jumat (18/11/2022) di Jalan Raya Cilegon-Merak atau Jalan Kembar PT Krakatau Steel. Dari sekian banyak orang yang ditangkap, 8 orang diduga melanggar Pasal 2 UU Darurat RI 1951 karena membawa senjata api, yakni KA (19), EB (19), AMR (19) dan MFI (18). sedangkan 4 tersangka lainnya masih terus bertambah, yakni MFS (15), HG (16), MAF (17) dan SBW (17).

Kedelapan orang itu terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara. Sedangkan 2 orang lainnya diduga melanggar pasal 160 KUHP terkait penghasutan, yaitu ANS (16) dan MRF (19) dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara.

Saat kami membukanya, kami berhasil mendapatkan 17 remaja yang ingin berkelahi. Polres Cilegon bertindak cepat untuk memastikan keamanan maksimal terkait kejadian tersebut,” kata Wakapolres Cilegon Kompol Andie Firmansyah dalam siaran persnya.

Untuk 7 petarung lainnya yaitu, FR (16), MM (17), IM (15), ARP (17), SM (15), MRM (16) dan AA (17) dikirimkan kepada orang tua, saudara dan teman-teman didiknya. Sebab, berdasarkan hasil penyelidikan diketahui bahwa hal itu hanya dilatarbelakangi oleh pihak yang dicurigai.

“Tujuh mahasiswa lainnya yang sedang bertugas akan menyusul, atas dorongan masing-masing ketua tim akan kami kirimkan ke orang tuanya untuk pembinaan dan tetap dalam pengawasan Polres Cilegon,” kata Kapolres. Kapolres Reserse Kriminal AKP Mochammad Nandar.

See also  Berikut Keuntungan Dan Kelebihan Bisnis Online Yang Perlu Diketahui

Berbagai jenis barang bukti berupa senjata api, stik golf, delapan unit handphone dan tiga unit sepeda motor berhasil diamankan. Polisi telah menetapkan tiga mahasiswa lainnya dalam daftar pencarian orang (DPO).