Viral Sosok Pasutri Beda Usia 20 Tahun, Suami Dikira Ayahnya

Posted on

kangdarus.com – Viral Sosok Pasutri Beda Usia 20 Tahun, Suami Dikira Ayahnya

Iral di jejaring sosial mengunggah seorang wanita yang menikah dengan pria 20 tahun lebih tua darinya. Kisah cinta kuno berlanjut ketika pasangan itu membuat kesalahan seperti ayah dan anak. Akun TikTok @arinfajrina mengunggah kisah pasangan yang menginjak usia 20 tahun tersebut. Hal itu menunjukkan momen berbeda bersama sang suami. Dari foto hingga buku nikah dan waktu setelah akad nikah.

Dalam unggahannya, akun TikTok @arinfajrina mengaku lahir pada 1996 dan suaminya pada 1976. Arin berasal dari Bandung dan suaminya dari Purbalingga.

“Ikuti prosesnya… #fypシ #2022 #xyzbca #gemoy,” tulis akun TikTok @arinfajrina.

Ada netizen yang tidak percaya dengan perbedaan usia antara keduanya. Arin kemudian mengunggah tangkapan layar cangkirnya di TikTok. Ia juga menunjukkan surat nikahnya. Keduanya menikah pada 9 Juni 2021 dan kini memiliki satu anak.

Lebih dari 226,1 ribu view dan menerima berbagai komentar dari netizen yang mengunggah Arin. Ada yang menyebut Arin dan suaminya sebagai ayah dan anak.

Arin pun menjawab pertanyaan dari netizen tentang perbedaan usia antara dirinya dan suaminya. Ia mengaku tak peduli dengan usia suaminya yang 20 tahun lebih tua darinya.

“Alhamdulillah, karena kami saling mencintai, kami saling mencintai, bukan karena kami cocok. Tidak masalah, yang penting pekerjaanmu,” jawab akun @arinfajrina.

Arin pun menjawab pertanyaan yang diajukan oleh jaringan tentang bagaimana cara mendapatkan restu dari orang tuanya. “Alhamdulillah, orang tua saya tidak memiliki banyak keadaan penting yang selalu bisa membawa saya di jalan Allah SWT,” jawab Arin.

Lolipop Setuju
Wolipop mewawancarai Fajrina Meitika alias Arin, wanita yang viral karena menikahi pria yang netizen panggil ayahnya. Dia menceritakan kisah di balik video yang dia unggah.

See also  Update Link Video Taliya And Gustavo Tiktok & Taliya And Gustavo Viral Twitter

“Pesan video saya adalah semacam kebahagiaan dengan suami saya setelah kami melalui semua transisi dan perubahan ketika hubungan, dari berkencan hingga menikah, sirih pecah dan kembali dan akhirnya memiliki bayi,” kata Arin di kangdaru.com.

Perempuan 26 tahun itu mengungkapkan pertama kali bertemu suaminya pada 2015. Saat itu, Arin sedang mengikuti kursus hortikultura (PKL) di Purwakarta dari sekolahnya di Bandung.

“Teman saya mengundang saya ke rumah temannya di semacam bengkel mobil. Jadi di situlah saya diperkenalkan kepada suami saya dan semua teman-temannya.

Setelah itu, kami bertukar nomor telepon, mungkin ada bantuan untuk membantu karena saya PKL selama tiga bulan di Purwakarta, ”kata Arin.

Suatu hari, Arin jatuh sakit. Karena tidak bersama keluarganya, Arin menelepon pria yang kini menjadi suaminya untuk meminta agar diberikan rumah sakit terdekat. Dia dibawa ke rumah sakit sebagai gantinya.

“Singkatnya, ketika dia kembali dari rumah sakit, dia mengatakan bahwa jika kamu butuh sesuatu, jangan ragu untuk menghubunginya. Sejak itu, dia mulai meminta bantuan,” katanya. – dia menyatakan.

Arin dan suaminya, yang saat itu masih berteman, mulai sering bertemu. Hingga suaminya menolaknya saat itu.

“Karena dia orang yang baik, penyayang, dan pengertian, saya menerima ajakannya untuk menjalin hubungan. Saya lupa tanggal pastinya, tapi pada Mei 2015, setelah itu Juli 2015,” kenang Arin.

Arin meminta restu orang tuanya untuk menikah. Apa cerita ini? Klik halaman berikutnya!

Setelah lama berpacaran, suaminya meminta Arin menikah. Namun, Arin takut memanggil suaminya, yang saat itu masih menjadi pacarnya, di depan orang tuanya karena dia tahu pria itu tidak memenuhi kebutuhan orang tuanya.

“Sampai akhirnya, saya melakukan kesalahan dalam pernikahan yang tidak dicatatkan tanpa restu orang tua saya. Saya dan suami saya tidak tinggal bersama sehingga orang tua saya tidak curiga.

See also  Bokeh Full Film Video Korea Meaning Asli Trendsmap Link Download Terbaru 2022

“Saya masih tinggal di Bandung dengan orang tua saya, tapi seminggu sekali saya pergi ke Purwakarta atau suami saya datang ke Bandung,” kata Arin.

Dia sengaja merahasiakan pernikahannya hingga 2019. “Mungkin ada orang yang tidak menyukai hubungan kami, memberitahu orang tua saya bahwa saya dekat dengan suami saya dan itu mengungkap hal-hal buruk dari suami saya karena memfitnahnya,” kata Arin. marah.

“Jadi orang tua saya marah dan saya tidak diizinkan pergi ke mana pun sendiri, jadi kakak saya harus pergi dengan saya. Setelah dua bulan, suami saya mulai tidak mendengar apa-apa. Saya katakan setiap kali saya menghubungi melalui obrolan whatsapp tidak ada tanggapan. .

Padahal chat saya terbaca malah di hp tidak ada respon,” ujarnya bingung. Wanita kelahiran 1996 itu menuturkan, setelah seminggu menunggu kabar, suaminya menolak apapun dan kemudian keluarga Arin kacau balau.

“Jadi saya melakukan kesalahan dengan kabur dari rumah untuk menemui suami saya tetapi ketika saya sampai di kantor tempat dia bekerja, teman-temannya mengatakan bahwa suami saya akan pulang, saya tidak tahu berapa lama saya mencari rumah.

dan pekerjaan, kemudian mendapat pekerjaan di Karawang dan menyewa saya di Karawang, “katanya panjang lebar. Setelah setahun tidak berbicara satu sama lain, mereka akhirnya dapat berbicara satu sama lain.

Suaminya meminta maaf karena meninggalkan Arin. Arin menerima permintaan maaf tersebut, namun ia memberikan syarat bahwa ia ingin menikah secara sah dan tidak melalui negara.

Dia berkata, ”Kemudian saya mulai pulang pada April 2020, saya memberi tahu orang-orang yang mengenal saya dan suami saya, meminta restu orang tua saya, dan berjanji untuk mengubah saya dari kebiasaan buruk. .’—Dia menjelaskan. “Mungkin karena orang tua saya tidak ingin saya berbuat dosa, dan orang tua saya pasrah dengan pilihan saya, mereka mendukungnya, tetapi pernikahan saya tertunda selama setahun karena suami saya meminta waktu untuk mengumpulkan uang untuk pernikahan.” dikatakan. Menjelaskan.

See also  Aplikasi Video Bokeh China Mp3 4000 2022 No Sensor Full HD Terbaru

Keduanya menikah pada 9 Juni 2021 dan memiliki bayi pada 15 September 2022. Dari kisahnya, Arin mencoba belajar sesuatu.

“Jika kita ingin orang tua kita merestui hubungan kita dengan pasangan kita. Pastikan orang tua memastikan bahwa setelah mereka menikah dengan suami atau istri kita, kita tidak akan mengganggu mereka dan menerima situasi apa pun yang kita miliki baik itu senang atau sedih. Kuatlah jika masalah dalam hubungan keluarga putus karena Tuhan menguji mereka yang bisa mengatasinya,” pungkas Arin.